Mendengarkan dan Menulis Pidato Pahlawan
Hari Selasa Tanggal 21 Januari, Saya belajar teks eksplanasi. Teks eksplanasi adalah menceritakan sebab akibat atau proses terjadi nya suatu fenomena alam, sosial, budaya dan lain lain. Saya menulis pidato pahlawan di youtube. Berikut adalah pidato nya
Moh. Yamin
Marilah saya bacakan progam persetujuan ini bunyi nya piagam persetujuan antara delegrasi republik Indonesia dan delegrası pertemuan untuk farmo selatan federal bengkok federal overlag tentang rencana konstitusi republik Indonesia serikat. Pada hari sabtu 29-10-1949 Komi delagrası republik Indonesia dan delegrasi pertemuan untuk permusyawaratan federal bengkok spiral of life yang melangsungkan persidangan kami disket dengan.
Setelah mempertimbangkan dan menyetujui pikiran pikiran ketatanegaraan yang di susun oleh kedua panitia ketatanegaraan kami dalam beberapa persidangan bersama di scheveningen dan sekarang semenjak bulan agustus sampai akhir bulan oktober 1949. Dengan menjunjung tinggi segala keputusan kebulatan yang di ambil dalam koferensi inter indonesia dalam sidang nya di kota Yogyakarta dan Jakarta dalam bulan Juli dan agustus 1949.
Setelah mempelajari dan mempertimbangkan rencana konstitusi republik Indonesia Serikal itu maka kami menyatakan bahwa kami menyetujui naskah uud sementara berısı konstitusi serikat yang di lampirkan pada piagam persetujuan Ini. Kemudian daripada itu maka untuk membuktikan itu kami kedua delegrası dengan persaksian Tuhan yang maha esa terhadap sikap suci dan kesungguhan bangsa dan tanah air indonesia.
https://youtu.be/K5Bf_-OjMRo?si=_Q2q8a6ujKe_d1KF
Lembar Pengamatan
1. Topik Pembahasan:
Piagam persetujuan antara delegasi Republik Indonesia dan delegasi Negara Federal dalam pertemuan di Formosa Selatan.
2. Nama Pembicara:
Moh. Yamin
3. Tempat:
Formosa Selatan (lokasi pertemuan).
4. Tanggal:
Tanggal pertemuan dan pembahasan terkait piagam persetujuan.
5. Masalah yang Dibahas:
Upaya menjembatani perbedaan pandangan antara Republik Indonesia dan Negara-negara Federal dalam pembentukan negara kesatuan.
Diskusi mengenai penyatuan visi dan kepentingan dalam Konferensi Meja Bundar (KMB).
6. Penyebab Timbulnya Masalah:
Perbedaan pandangan antara pihak Republik Indonesia yang menginginkan negara kesatuan dan Negara Federal yang memiliki sistem pemerintahan terpisah.
Intervensi pihak asing (terutama Belanda) yang mendorong pembentukan negara federal sebagai strategi untuk memecah belah kekuatan Indonesia.
7. Dampak yang Terjadi:
Tertundanya proses penyatuan visi antara kedua pihak.
Ketegangan politik yang memengaruhi stabilitas pemerintahan pasca kemerdekaan.
Keterlibatan pihak internasional yang memperumit situasi.
8. Tindakan yang Perlu Dilakukan:
MelaMelakukan og dan musyawarah secara intensif untuk mencapai kesepakatan bersama.
Mengedepankan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
Mengurangi pengaruh pihak asing dalam menentukan sistem pemerintahan Indonesia.
Melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat dukungan terhadap visi negara kesatuan.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar