Pidato Bung Karno 17 Agustus 1945
Pada tanggal 20 Januari 2025, saya mempelajari teks eksplanasi dalam bentuk pidato. Lalu untuk memahaminya lebih dalam, saya mencarinya melalui YouTube dan menuliskan kembali di buku tulis. Berikut adalah teks pidato yang saya pelajari.
Pidato Bung Karno Saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Pada 17 Agustus 1945
Berpuluh-puluh tahun kita Bangsa Indonesia telah berjuang, untuk kemerdekaan tanah air kita. Bahkan telah beratus-ratus tahun !
Gelombangnya aksi kita untuk mencapai kemerdekaan kita itu ada naiknya dan ada turunnya. Tetapi jiwa kita tetap menuju ke arah cita-cita. Juga di dalam zaman Jepang, usaha kita untuk mencapai kemerdekaan nasional tidak berhenti-henti. Di dalam zaman Jepang ini, tampaknya saja kita menyandarkan diri kepada mereka. Tetapi pada hakikatnya, tetap kita menyusun tenaga kita sendiri. Tetap kita percaya kepada kekuatan sendiri. Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan nasib tanah air di dalam tangan kita sendiri.
Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri, akan dapat berdiri dengan kuatnya. Maka kami tadi malam telah mengadakan musyawarah dengan pemuka-pemuka rakyat Indonesia, dari seluruh Indonesia. Permusyawaratan itu seiya sekata berpendapat bahwa sekaranglah datang saatnya untuk menyatakan kemerdekaan kita.
Saudara-saudara, dengan ini kami nyatakan kebulatan tekad itu.
Dengarlah proklamasi kami:
Proklamasi
Kami, bangsa Indonesia, dengan ini, menyatakan, Kemerdekaan Indonesia
Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan, dan lain-lain, diselenggarakan, dengan cara seksama, dan dalam tempo, yang sesingkat-singkatnya.
Jakarta, 17 Agustus 1945.
Atas Nama Bangsa Indonesia,
SOEKARNO–HATTA.
Demikianlah saudara-saudara!
Kita sekarang telah merdeka!
Tidak ada satu ikatan lagi yang mengikat tanah air kita dan bangsa kita!
Mulai saat ini kita menyusun Negara kita!
Negara Merdeka, Negara Republik Indonesia.
Merdeka kekal dan abadi.
Insya Allah, Tuhan memberkati kemerdekaan kita itu.
Hikmah yang didapatkan dari teks pidato tersebut adalah:
1.Semangat Persatuan dan Kesatuan
Bung Karno menekankan pentingnya persatuan seluruh elemen bangsa untuk mencapai dan mempertahankan kemerdekaan. Ini mengajarkan bahwa keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan bagi bangsa Indonesia.
2.Perjuangan dan Pengorbanan
Kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah, tetapi hasil perjuangan panjang dengan pengorbanan jiwa dan raga para pahlawan. Hikmahnya adalah bahwa setiap pencapaian besar membutuhkan kerja keras dan pengorbanan.
3.Keberanian dan Tekad Kuat
Dalam pidatonya, Bung Karno menunjukkan keberanian luar biasa dalam menyatakan kemerdekaan, meskipun ada ancaman dari pihak penjajah. Ini mengajarkan bahwa keberanian dan keteguhan dalam menghadapi tantangan sangat penting dalam kehidupan.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar