Pergi - BERTEMU ARWAH!
BERTEMU ARWAH
“Apa yang kau temukan Zi?” tanya Miss Prilly menghampiriku.
“Ini Miss,” ucapku lirih memberikan selembar kertas yang tadi.
“Apa ini?” tanya Miss Prilly.
“Tidak tahu Miss,” sahutku menatap kebawah.
“Miss mohon, cari tahu siapa yang membunuh Asha! Miss tahu, kamu adalah detektif yang pintar!!” pinta Miss Prilly.
“Akan kuusahakan,” ujarku.
“Ini, cari tahu sesegera mungkin!” Miss Prilly memberikanku kertas yang bertulis no. 146 kembali.
Aku lalu pergi mencuci tangan yang berlumuran darah. Menyimpan kertas itu di dalam saku.
“Dorr!” Asla mengagetkanku. Asla adalah hantu yang baik, aku dan dia berteman. Bisa dibilang bersahabat. Ya, aku adalah anak indigo.
“Hei, tumben gak kaget?” tanyanya.
“Lebih baik, kita bicara di kamar asrama saja, agar tidak ada yang tahu,” ucapku lirih.
“Eh? Oke!”
Saat di kamar asrama, Aku menceritakan semuanya ke Asla. Aku meminta bantuannya. Karena, dialah yang selalu membantuku.
“Hmm. Masalah yang sulit,” ia mengernyitkan dahinya
“Aku mohon, kamu adalah sahabat yang paling aku butuhkan,” aku memelas padanya.
“Baiklah,”
“Oh iya! Apa kamu bisa memanggil arwahnya?” tanyaku antusias.
“Itu cukup sulit,”
“Aku mohon!” aku memamerkan wajah memelas.
“Baiklah,”
“JIM ARWAAH JIM KAHOO!” ia membacakan sebuah mantra.
“Arrgh!” ia tampak kesulitan.
“Bumm!!” tiba-tiba, seseorang berambut panjang, dan cantik menawan muncul dihadapanku.
“Aaaaa!” teriakku terkejut.
“Tenanglah, dia itu arwah Asha,”
“Hai,” sapaku.
“Hi,” jawabnya lirih.
“Apakah yang kamu maksud dengan menuliskan 146? and siapa yang membunuhmu!?” tanyaku.
“Aku tahu siapa kamu! Aku memohon, carilah apa yang dimaksud! Aku tidak bisa tenang di alam barzah!” pintanya.
“Kenapa kau tidak beri tahu aku siapa yang membunuh kamu!?” tanyaku dengan nada tegas dan sedih.“A-aku, tidak bisa!”
“Mengapa!?” aku meneteskan air mata.
“Karena aku yakin, kamu bisa memecahkan teka-teki itu!” tak sampai sedetik, ia sudah menghilang.
Tubuhku menggigil takut dan sedih. Kenapa dia tidak mau memberitahu padaku!?
“KENAPA…!!?”
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Itu kata 'and' disengaja tidak?
lanjutttt kak Tsabita :)