SULDULAN MAUT MOTOR LEGENDA
Pada hari jumat di siang hari yang cerah, para siswa dan siswi MTsN 6 Tulungagung berbondong - bondong menuju gerbang sekolah karena ingin cepat - cepat sampai di rumahnya.bAku sebagai siswa yang sangat malas berdesak - desakan akhirnya tetap berada di sekolah sampai keadaan sekolah sepi. Di saat sudah sepi, aku dan temanku segera menuju parkiran motor untuk mengambil motor dan segera pulang. Saat itu aku memakai motor astrea yang biasanya disebut motor legenda.
Seperti biasa karena aku menaiki motor sendiri, saat di perjalanan untuk menghindari rasa ngantuk, aku biasanya berbicara sendiri. Pada saat itu aku menyetir motor dengan kecepatan 65 km/jam. Tiba - tiba ditengah perjalanan gas motorku nyangkut tidak bisa kembali sendiri. Aku pun panik, tapi di saat itu aku teringat ucapan ayahku. "Jika gas motor nyangkut digeber - geber saja nanti kembali sendiri," ucap ayahku kala itu. Di saat itu aku pun mencoba menggeber - geber motorku dan akhirnya bisa kembali. Setelah melewati jarak beberapa kilo, saat kondisi jalan sangat rame dan dari lawan arah juga ada truk yang sangat besar aku pun memelankan laju motorku namun naas, gas motorku nyangkut lagi. Aku lebih panik dari sebelumnya karena kecepatanku saat itu tidak bisa dikatakan pelan, truk dari lawan arah juga mengambil sebagian jalan untuk menyalip dan didepanku juga ada ibu ibu berboncengan dengan kecepatan motor yang sangat pelan. Aku semakin panik dan aku berpikir keras pada saat itu, mau menhalip ibu - ibu tapi ibu - ibunya sangat memenuhi jalan. Jika kupaksakan, jelas akan keserempet truk dari lawan arah. Akhirnya kejadian tak diinginkan terjadi, karena kondisi motorku yang seperti itu aku pun menabrak ibu - ibu dari belakang yang menyebabkan motor ibu itu jamping.
Aku sangat kaget dan berusaha menahan motorku supaya tidak jatuh dan ambruk. Ibu - ibu tadi tanpa turun dari motor akhirnya marah - marah. Beliau memakiku, aku yang merasa bersalah meminta maaf berkali kali bahkan sampai kutanya apakah ada yang rusak biar nanti aku bisa ganti rugi, tapi ibu - ibu tadi tidak menggubris omonganku. Beliau malah pergi begitu saja tanpa melihatku. Aku yang melihat sekitar semakin ramai karena kejadian itu segera kuputuskan untuk meninggalkan lokasi.
Dari kejadian tersebut, aku mengambil pelajaran bahwa saat di perjalanan kita harus berhati-hati. Alangkah lebih baiknya sebelum pergi kita cek dulu kendaraan yang digunakan, untuk memastikan apakah kondisi motor itu baik atau tidak.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Kak PMR ajarin bikin karya dong
bagus sekali karya nya kak, follback ya kak
P balap
titis keren