Syarifah Nurlaila

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pidato

Pidato

Peringatan HUT RI ke-4 tahun 1949 di Belanda - Pidato Bung Hatta

Pak Hari Senin, 20 Januari 2025 saya belajar bahasa Indonesia tentang teks eksplanasi. Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan proses terjadinya sesuatu untuk memberi pemahaman untuk pembacanya. Saya telah mempelajari teks eksplanasi dengan menulis pidato. Saya mencari video-video pidato tokoh terkenal di YouTube berikut adalah hasil lulusan pidato saya.

Hadirin yang terhormat, saudara-saudara sekalian, terlebih dahulu saya sampaikan salam kebangsaan. Merdeka!

Pada perayaan 17 Agustus tahun ini, perayaan yang keempat kalinya, Saya merasa sedikit terharu, oleh karena saya merayakan perayaan yang keempat ini jauh dari tanah air. Jauh dari pusat pemerintah Republik. Sampai sekarang saya merayakan ulang tahun proklamasi kemerdekaan Indonesia di Indonesia sendiri. Di tengah-tengah rakyat sendiri, akan tetapi sekali ini, Saya merasakan jauh dari tanah air, di tengah-tengah saudara-saudara, bangsa Indonesia dan bangsa Belanda yang Simpati kepada perjuangan Indonesia.

Memang ada perbedaan. Perbedaannya ialah, oleh karena, jauh daripada rakyat sendiri, sedang memperjuangkan cita-cita rakyat, Tapi sebaliknya, saya merasa gembira, berada di tengah-tengah Saudara, bangsa Indonesia...dan saudara-saudara bangsa Belanda yang Simpati dengan perjuangan bangsa Indonesia.

4 tahun kami berjuang, memperjuangkan cita-cita ini. Dalam 4 tahun itu kami mengalami kekalahan, kami menderita kekalahan, tapi kami tidak pernah mengaku kalah. Tidak pernah kami mengaku kalah. Kami senantiasa menyimpan dalam jiwa kami, cita-cita Indonesia merdeka, berdaulat, adil dan makmur.

Saudara-saudara perjuangan yang 4 tahun itu...dengan penderitaan yang tidak sedikit, daripada pemuda-pemuda Indonesia datang dari seluruh lapisan bangsa. Datang dari seluruh daerah Bangsa. Bukan saja hanya pemuda dari Jawa dan Sumatera yang ikut berjuang. Tapi juga pemuda dari Maluku, pemuda dari Sulawesi, dan pemuda dari Kalimantan. Berkumpul dalam Republik Indonesia memperjuangkan cita-cita Indonesia merdeka.

Saudara-saudara, dalam perjuangan ini tertanam persatuan di daerah Pemuda kita yang berjuang. Dan oleh karena itu saya harap pula, daripada saudara-saudara yang ada di sini, jauh dari tanah air, ada yang belajar ada yang bekerja.

Saya harapkan pula supaya diantara saudara-saudara itu ditanam persatuan yang amat kuat. Mereka itu, saudara-saudara, mereka itu Rida memberikan apa yang ada dalam jiwanya, memberikan nyawanya, memberikan tenaganya, untuk cita-cita kemerdekaan Bangsa. Oleh sebab itu mereka juga berharap pada kita semuanya, rakyat yang di luar perjuangan... rakyat yang memimpin pergerakan, rakyat yang di luar tanah air, supaya memadu persatuan yang kuat. Karena di atas persatuan itu, kita dapat mencapai dengan selekas-lekasnya cita-cita kebangsaan Indonesia. Cita-cita kemerdekaan Indonesia.

Lembar Pengamatan

Topik Pembahasan: peringatan HUT RI ke-4 tahun 1949

Nama Pembicara: Bung Hatta

Tempat: KBRI Den Haag

Tanggal: 17 Agustus 1949

Masalah yang dibahas:

1. Perjuangan dan pengakuan kedaulatan Indonesia

2. Pentingnya persatuan nasional

3. Diplomasi sebagai alat perjuangan

4. Harapan bagi masa depan Indonesia

Penyebab timbulnya masalah:

1. Agresi militer Belanda dan penolakan kedaulatan Indonesia.

2. Krisis internal dan ancaman disintegrasi

3. Tekanan internasional dan peran diplomasi

4. Dampak ekonomi dari penjajahan dan perang

5. Harapan dan tantangan masa depan

Dampak yang terjadi:

1. Pengakuan kedaulatan Indonesia (Desember 1949)

2. Peningkatan dukungan internasional

3. Penyelesaian konflik internal

4. Konsolidasi pemerintahan Republik Indonesia

Tindakan yang perlu dilakukan:

1. Melanjutkan diplomasi internal

2. Penguatan posisi Indonesia di forum internasional

3. Peningkatan persatuan nasional

4. Pemulihan ekonomi

5. Penguatan institusi pemerintahan

Link YouTube:

https://youtu.be/A6nMsDERo2o?si=ElCtYEfaRypnKzyb

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post