BERAWAL HOBI, KU RAIH SEBUAH PRESTASI
BERAWAL HOBI, KU RAIH SEBUAH PRESTASI
Berprestasi dalam berpendidikan tidak memiliki jalan pintas. Dibutuhkan perjuangan dan semangat kerja keras untuk menggapainya. Menuntut ilmu bukanlah sebuah hobi, melainkan sebuah keharusan. Dari pengalaman hidup saya, saya akan berbagi cerita bagaimana lika liku perjalanan menempuh pendidikan yang berprestasi.
Berawal dari kedua orang tua saya yang selalu memotifasi dan mendukung apa yang saya kerjakan semuanya menjadi lancar. Sejak kecil saya dibesarkan dalam keluarga yang memiliki prinsip bahwa pendidikan adalah nomor satu. Hasil didikan keluarga membuat saya memandang bahwa pendidikan adalah aspek yang sangat penting dalam hidup saya. Meskipun orang tuaku dari keluarga yang sederhana, itu tidak membuatku bersedih. Justru itu yang membuatku termotifasi untuk membakar semangat belajar dan menggapai prestasi untuk membanggakan ke dua orang tuaku.
Sejak saya masih duduk di bangku PAUD, ibu selalu mendampingi saat belajar dengan penuh kedisiplinan. Tetapi dengan kesibukannya yang mengharuskan untuk bekerja, saya mulai ikut bimbel tambahan di luar. Di sekolah saya selalu berusaha untuk mendapatkan nilai yang terbaik dan mengejar prestasi. Niat dan tekad untuk menang adalah tombak utama semangat berprestasi. Dalam berprestasi selalu ada menang dan kalah. Orang bilang kekalahan harus diterima, karena memang bukan waktunya untuk menang. Hal itu memang benar, namun ada satu hal yang mengganjal pikiranku. Mungkinkah aku bisa menang jika aku lebih rajin lagi dan bekerja keras lagi?
Ya, memang benar pepatah mengatakan usaha tidak akan mengkhianati hasil. Saya pun pernah mengalaminya. Prestasiku dikelas terkadang mengalami naik turun. Memang lebih mudah meraihnya daripada mempertahankanya. Jika kita sudah dipuncak, terkadang terlintas pikiran tidak ada yang bisa menyainginya. Tetapi justru itu yang membuat kita lengah dan dengan mudahnya dikalahkan dengan lainnya. Sejak saat itu saya selalu brusaha lebih keras lagi dan belajar dari kesalahan yang sebelumnya. Untuk memperbaikinya, saya terus berusaha mengasah otak sebaik mungkin dan lebih lebih lagi saya harus bisa di puncak lagi. Dan dengan tekad usaha dan berdoa semua berjalan dengan baik. Tak lupa pula, dukungan dan doa orang tua juga semuanya terjadi seperti semula dan prestasi dapat tercapai lagi.
Disamping itu saya juga mempunyai hobi berkarate. Saya juga harus pandai pandai mengatur waktu, baik untuk belajar maupun untuk berlatih karate. Alhamdulillah berawal dari sebuah hobi juga bisa mencapai prestasi. Prestasiku dikarate menempati peringkat ketiga pada kejuaraan karate se-Kabupaten Lumajang dalam Festival dan Open Tournament Arya Wiraraja Cup 1. Semuanya dapat terwujud karena kedisiplinan semangat saat belajar dan ketekunan saat semangat berlatih karate.
Prestasi-prestasi tersebut tercapai berawal dari sebuah semangat yang semakin meningkat sehingga pretasipun berlipat. Jangan pernah ada kata menyerah untuk menggapainya. Teruslah semangat berusaha dan berdoa. Tidak ada yang tidak mungkin terjadi kalau kita mau mencoba dan semangat melakukannya. Selalu ada peluang untuk menang jika mau semangat mencoba. Keep fighting and never give up.
Sekian essay tentang prestasi saya. Bagi yang sudah berkenan membaca saya ucapkan terima kasih.
BIOGRAFI
Haiii....! Nama lengkap saya adalah Reschy Ilham Aprillian. Terkadang teman teman memanggil saya dengan nama Reschy atau Lian. Saya bertempat tinggal di Jember dengan tanggal kelahiran dua puluh tujuh April tahun dua ribu tiga belas. Saya bersekolah di SDN Rambipuji 04. Saya duduk dibangku kelas empat.
e-mail : [email protected]
Wa : (085330305412)

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar