Selvi Dwita Pertiwi

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Ibu Pelita Hidupku
Sumber gambar : sasisabu.id

Ibu Pelita Hidupku

Ibu Pelita Hidupku

Oleh : Selvi Dwita Pertiwi

Seorang ibu pastilah menjadi pelita bagi kehidupan anak anaknya. Begitu juga dengan ibuku beliau lah pelita dalam hidup yang aku jalani saat ini, walaupun kami tidak berada pada satu atap yang sama namun rasa cinta dan kasih sayang terhadapnya tidak pernah hilang. Ibu adalah motivasiku beliau bekerja di negeri tetangga dengan semangat tanpa mengeluh sedikitpun.

Aku adalah seorang gadis yang dilahirkan dari rahim seorang yang sangat pekerja keras dan kuat, beliau adalah ibu seorang pelita dalam hidupku, seseorang paling berharga yang aku miliki. Kasih sayangnya kepadaku tak pernah luntur meskipun jarak memisahkan kami. Saat kecil aku tidak paham apapun yang hanya di ketahui adalah ibu pergi untuk mencari uang dan akan segera pulang dalam kurun waktu yang tidak lama. Namun ternyata salah, ibuku masih mencari uang di sana, sering kali aku iri dengan teman-temanku yang merasakan kasih sayang ibunya. Tetapi aku juga merasa beruntung memiliki ibu yang pekerja keras dan pantang menyerah.

Jika orang lain melihat sosok ibu mereka setiap saat, lain halnya dengan diriku. Aku hanya akan melihat ibu saat malam hari itu pun melalui telepon atau video call, tapi aku masih bersyukur bisa melihat ibu walaupun tak bisa menyentuhnya. Jika suatu saat nanti aku bertemu ibu, akan ku rengkuh beliau di pelukan, bahkan jika bisa tidak akan aku lepas lagi. Aku lelah berpisah terus dengannya namun ibu pasti lebih lelah dari pada aku.

Aku tau jika ibu pasti lelah saat ini tetapi, beliau sangat kuat menepis rasa lelah itu demi anak-anaknya. Jika bisa mengatakan aku ingin ibu pulang saat ini, untuk sekedar beristirahat dan melepas pada anak-anaknya serta keluarga lainnya. Tetapi jika aku bertanya pasti ibu akan menjawab " Nanti ibu pasti akan pulang kalau sudah waktunya". Hanya kata itu mampu membuatku sedih.

Aku yakin disana ibu pasti rindu dengan kami, keluarga kecilnya bukan hanya itu beliau juga pasti merindukan orang tuanya. Aku rindu pada ibu, namun ia sedang berjuang. Aku yakin suatu saat nanti kami akan bertemu dan berada dalam satu atap yang sama lagi, bercanda ria seperti dulu.

Ibu adalah malaikat tak bersayap yang memberikan sejuta cinta dan kasih sayang untuk anak anaknya, semua beliau lakukan demi kebahagiaan buah hatinya. Sungguh kasih sayang ibu tidak ada batasannya selalu tumpah ruah untuk anak anaknya. Terima kasih ibu kasih sayang yang kau berikan tidaklah ada tandingannya bahkan apapun itu tidak bisa menggantikan kasih sayang ibu. Aku pasti akan selalu menunggumu ibu. Sekali lagi ku ucapkan terima kasih padamu ibu kasih sayangmu tidak akan ku lupakan.

Biodata penulis:

Selvi Dwita Pertiwi, lahir di Temanggung pada tanggal 23 April 2008. Saat ini duduk di kelas 9 di SMP Negeri 2 Bejen yang beralamat di dusun Krajan,Desa Ngaliyan, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung.Untuk keperluan daring email yang digunakan [email protected],dan untuk komunikasi sehari-hari dapat dihubungi di nomor HP 081325037427.

Saat ini masih tinggal bersama keluarga di Desa Ngaliyan, Dusun Krajan RT.3/RW.2 Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Teruslah belajar dan berkarya, insya Allah ibumu bahagia dengan prestasimu.

15 Dec
Balas



search

New Post