Sei

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Jatuh.

Jatuh.

Maniknya begitu indah.

Bagai langit yang dilukiskan oleh tangan sang pencipta, dengan palet dan cat warna-warninya.

Lensanya sempurna, dan aku membiarkan diriku tenggelam di dalamnya bagai terjun ke palung terdalam di dunia ini tanpa perlawanan apapun.

Namun, aku tersadar dan bangun dari bunga tidurku.

Palung itu terlalu dalam bagiku.

Airnya begitu dingin, tubuhku seakan membeku dalam hitungan detik. Tidak ada oksigen didalamnya. Di bawah sana sangat gelap, cahaya matahari yang hangat tidak bisa menembus lapisan-lapisan lautan yang tak terhitung kedalamannya. Paru-paruku hancur karena tekanannya.

Dan diriku juga.

Benar kata mereka, duri-duri yang kau dapatkan secara tidak sengaja dari semak di jalanan, harus kau buang secepat mungkin. Sebelum ia melukaimu sendiri dan membuat tinta merah itu mengalir dari tanganmu.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post