SD Assunniyyah Kencong

Semangat belajar, jangan pantang menyerah!...

Selengkapnya
Navigasi Web
Semangat Sehat Semangat Berkarya

Semangat Sehat Semangat Berkarya

Manusia diciptakan lebih sempurna dari pada makhluk lainnya yang mana manusia diberi kelebihan akal, pikiran dan nafsu. Dengan dianugerahi akal dan pikiran, manusia diharapkan memiliki kemampuan untuk melakukan atau menghasilkan sesuatu lebih baik, sedangkan dengan adanya nafsu manusia diharapkan mempunyai keinginan menjadi lebih baik dan positif. Hal ini berkaitan dengan kesehatan bahwa manusia diharapkan mempunyai keinginan untuk keberlangsungan hidup. Salah satu bentuk usahanya adalah dengan cara menjaga kesehatan baik itu kesehatan diri maupun kesehatan yang ada di sekitarnya.

Kesehatan diri meliputi memilih makanan yang mengandung vitamin, menjaga pola makan seimbang, rajin olahraga, istirahat yang cukup, tidur yang cukup, memilih minuman yang tidak mengandung pemanis buatan seperti air putih. Dalam sehari di anjurkan meminum air putih minimal dua liter, selain baik untuk kesehatan juga baik untuk kulit agar terlihat lembab. Banyak harta tidak akan membuat bahagia bila badan tidak sehat, ilmu tidak akan bermanfaat bila badan tidak bersahabat, maka dapat disimpulkan bahwa kesehatan sangat berharga. Setelah tubuh dan pikiran sehat, maka untuk menyelami pelajaran pun akan mudah dan enteng sehingga pintu keberhasilan dalam berkarya akan terlihat lebih terang.

Dalam kehidupan ilmu itu harus dicari, harus dijemput, karena ilmu adalah pengetahuan yang telah teruji kebenarannya dan tersusun secara sistematis berdasarkan metode ilmiah. Untuk bisa berkarya tidak hanya butuh rajin belajar tetapi juga giat menuntut ilmu, pantang menyerah, bila jatuh harus bangkit lagi dan begitu pun seterusnya, kita harus tanamkan dalam hati bahwa semakin sering terjatuh maka semakin dekat kesuksesan itu. Dalam berkarya tidak harus memiliki kemampuan dalam hal melukis, memahat kayu ataupun bisa menciptakan menu makanan olahan seafood, bisa juga dengan mengarang cerpen, puisi, novel dan lain sebagainya.

Menghadirkan sebuah karya tidak bisa dengan asal-asalan, melainkan harus berupaya sekuat tenaga, melatih tangan seluwes mungkin untuk merangkai kata, mempelajari penempatan huruf kapital, tanda baca dan masih banyak lagi prosesnya. Semua itu bisa dilakukan dengan terus belajar seperti: mendalami buku bahasa Indonesia, les privat atau mengikuti ekstrakurikuler di sekolah bila tersedia. Proses itu akan nikmat bila dilalui dengan kesabaran, ketekunan. Sebaliknya bila dibarengi dengan kemalasan, kesombongan, maka akan terasa berat dan tak jarang amarah akan menguasai dirinya.

Kembali lagi pada karya, semua orang bisa berkarya tidak pandang usia maupun kekurangan fisik seperti: tuna netra, tuna rungu dan sebagainya. Orang yang mempunyai keterbatasan fisik saja bisa berkarya, kenapa kita yang normal tidak bisa? Jawabannya ada pada diri kita masing-masing, seberapa besar optimisme dalam berkarya. Bila kita sudah mampu melahirkan karya maka energi positif untuk kembali berkarya akan semakin menggelora, itu semua tidak lepas dari usaha, do’a, sehatnya badan dan pikiran serta kuasa Allah semata.

Namaku Atta Ghina Zaidah. Tahun ini usiaku sudah menginjak 11 tahun. Aku lahir di Jember, 10 September 2012. Alamatku di Kedunglangkap Kraton Kencong Jember. Hobiku adalah memasak dan membaca. Cita-citaku ingin menjadi Dosen.

No. HP 085337189479

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post