Guruku Mutiara Ilmuku
Guru bagiku adalah orang tua kedua. Guru adalah sosok mulia yang selalu mengajari dan mendidik murid untuk menjadi manusia yang cerdas dan berilmu. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Guru adalah sosok yang sangat berjasa dalam mencerdaskan bangsa. Guruku selalu sabar dan tak pernah mengeluh dalam mendidikku. Guru adalah sosok yang penyabar dan penyayang. Setiap kesalahan yang diperbuat akan selalu dimaafkan. Guru selalu membimbingku untuk menjadi pribadi yang lebih baik, terlebih dalam hal pendidikan maupun dalam tingkah laku.
Guru yang baik selalu mengajak muridnya untuk saling menyayangi, saling menghormati dan saling menghargai kepada sesama. Meskipun guru selalu menghukum setiap kesalahan yang diperbuat, namun semua itu sebagai wujud kasih sayangnya kepada muridnya. Itu semua dilakukan demi menjadikan kita semua orang yang bertanggungjawab dan menjadi lebih baik. Selain itu, guru mengajarkan untuk selalu berkata jujur dan berbudi pekerti luhur serta berbakti kepada orang tua, agama, bangsa dan negara.
Guru merupakan panutan dan idolaku. Karena bagiku, guru adalah sosok yang mulia. Guru adalah sosok yang wajib kita hormati dan kita patuhi karena tanpa guru kita tidak akan mengenal angka dan huruf. Guru jugalah yang membuat kita pintar dan punya masa depan yang cerah walaupun tanpa pangkat atau tanpa tanda jasa, beliau tak pernah lelah dan menyerah dalam mendidik dan mencerdaskan anak bangsa. Seorang guru tak pernah mengeluh meski terkadang jiwa dan raganya terasa lelah. Itu semua dilakukan demi murid-murid tercintanya. Kami sebagai murid hanya berharap beliau selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan. Harapan seorang guru sungguh sangat mulia terhadap semua murid-muridnya. Harapan itu senantiasa diwujudkan sebagai tanggungjawab moral.
Menjadi guru juga harus memiliki tujuan, seorang guru memiliki tanggung jawab untuk mengajarkan ilmu pengetahuan kepada siswa-siswanya. Tujuan guru dalam hal ini adalah membuat para siswa mengetahui tentang materi dari suatu disiplin ilmu dan memiliki tingkat intelektual yang tinggi. Salah satu hal yang membuat guru sangat berarti, adalah cara dia mengajar murid-muridnya. Walaupun murid nakal, keras kepala, susah di beri tahu, tapi guru tetap sabar menghadapi kenakalan kita. Guru sangat sabar mendidik kita, mengajarkan kita banyak hal, mengajarkan kita sopan santun. Guru juga memberikan banyak inspirasi tentang semua hal, selalu memberi nasehat yang baik. Memberikan banyak motivasi supaya kita semangat belajar. Guru adalah orang tua ke dua di sekolah, jadi kita harus menghormati mereka, menghargai mereka, menyayangi mereka, seperti kita menyayangi orang tua kita sendiri. Guru adalah separuh di hidup saya, tidak ada guru, saya tidak mungkin akan mencapai titik ini. Titik di mana saya bisa mengejar impian saya. Guru penerang masa depan saya, dia cahaya yang begitu terang di masa depan. Guru sosok yang hebat, sosok yang kuat, sosok yang selalu memotivasi diri orang lain.
Namaku Nabila Afifah Sakhi. Aku lahir di Mojokerto, 24 Mei 2013. Alamat di Jln. Teuku Umar Desa Wonorejo Kec. Kencong Kab. Jember. Asal sekolahku di SD Unggulan Assunniyyah Kencong Jember. Hobiku menulis dan membaca. Cita-citaku ingin menjadi seorang Guru. Ini adalah kali perdana aku mengikuti lomba menulis yang diadakan sasisabu.id, semoga bisa lolos amin….
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar