Bab 1.beberapa pertimbangan
1. Beberapa pertimbangan
Pada waktu itu posisi alif sedang berada di kelas enam mi dan pada hari itu orang tua alif sedang berada diruang tamu bersama adik- adik alif dan, orang tua alif menyuruh adik alif untuk memangil alif dan posisi alif sedang berada di kamar tidur ,alif beberapa menit kemudian adik alif memangil- mangil dan yang memangil alif adalah adik yang pertama yang bernama neng zahra aulia dialangsung mengetuk pintu kamar alif dengan ketukan dan panggilan
“ tok, tok , tok”kaka kata mamah sama bapa
Dia mengetuk pintu kamar alif ,kata alif iya ada apa ade menjawab kata mamah sama bapa di tunggu di ruang tamu sekarang juga, kata alif emang ada apa de alif di suruh kesana , gatau kata mamah sama bapa ,alif iya nanti bentarlagi .alif langsung bersiap siap untuk berkumpul bersama keluarga, keluarlah alif dan dia langsung berkumpul dengankeluarganya dengan hati yang tidak enak rasa dan pikiran, alif duduk di pingiir adik nya dan alif bertanya ada apa alif di pangiil kesini , “ mamah menjawab begini alif ,alif kansekarang sudah kelas enam mamah mau naya alif maunmelanjutkan sekolah kemana ,mamah memberikan dua pertanyaan tentang sekolah yang mau di lanjutkan oleh alif .
“Sekolah yang berbasis pesantren “
“ atau yang tida berbasis pesantren”
Alif sangaat bingung pertanyaan dari orang tua nya .alif juga melihat kemampuan dirinya sendiri dan fisik alif dan alif berbicara kepada orang tuanya, alif kalau pertanyaan ini jawabanya nanti saja karna alif beleum siiap karna ini menyangkut masa depan alif jadi kalau sudah ada jawabanya nanti sama alif kasih tau ke mamah sama bapa alif minta waktu dulu untuk beristihoroh,berdoa dan menayakan kepada guru alif, dan teman- teman yang lainya, mamah bapa kata orang tua satu minggu cukup untuk memutuskan keputusanya ,alif insya allah siap dengan ijin allah .
Pada hari itu sekolah lah dan alif akan minta pendapat dari gurunya dan alif mencari guru nya yang baik itu yang sedang berada di sekolah dan posisi guru baik itu sedang berada di kantor dan alif sedang berda di kelas dengan teman –temanya menayakan kepada teman- temanya “hey” teman- teman ada yang melihat ibu guru ada dimana ada yang menjawab oh ibu ,ibu masih ada di kantor, alif oh iya terima kasih ya infonya, berdirilah alif dan dia berjalan menujuke kantor sendirian, dan posisi kantor ada di sebelah kakan kelas alif dan sampai lah alif di depan kantor dan alif mengetuk pintu kantor dengan mengucap kan”asalamualaikum” dan di dalam kantor ternyata ada ibu sendririan dan ibu menjawab” waalaikumsalam” ibu langsung melirik dan ibu mengucapkan oh alif ada apa alif kata ibu ayo masuk sini, alif langsung duduk bersama ibu gurunya dan posisi dududknya ibu sebelah kiri alif dan alif sebelah kanan ibu, dan ibu menyakan ada perlu apa alif, alif begini ibu kemarin alif sedang berada di kamar tidur dan alif di pangiil sama orang tua untuk bertemu di ruangtamu dan alif ditanya, kamu mau melanjutkan sekolah kemana, ibu oh begitu jadi kedatangan alif kesini mau apa, maksud kedatangan alif kesini mau menayakan ke ibu dan minta pendapat dari ibu, emang minta pendapat apa alif, begini ibu alif diberi dua pertanyaan oleh orang tua alif tentang mau melanjutkan kemana sekolah alif ,ibu emang pertanyaan nya gimana, alif begini ibu kata orang tua alif kamu mau melanjutkan sekolah kemana orang tua memberikan dua saran
“ mau sekolah berbasis pesantren “
“atau sekolah yang tida berbasis pesantren”
Nah pertanyaanya beegitu ibu dan alif mau pendapat dan saranya dari ibu gimana bagusnya , ibu ,begini alif dengerin ibu yah, alif iya ibu , kalau kata ibu alif lebih baik melanjutkan sekolah yang berbasis pesantren, alif oh...... insya allah ibu terima kasih ibu pendapat dan saran nya, ibu doakan semoga sukses dan cita citamu tercapai ,alif amiin ibu terima kasih doa dan saran nya , sama sama mungkin itu ibu dari alif alif ijin dulu mau masuk kelas lagi , iya alif langsug mengucapkan” aslamaualaikum” sambil mencium tangan gurunya dan alif langsung keluar dan ibu mengucapkan “waalaikum salam”
Alif lansung berjalan menuju ke kelas nya lagi dan duduk ketempat duduk nya lagi dan waktu sekolah telah berakhir dan alif beres- beres memasukan semua buku dan alat tulis nya kedalam tasnya dan pulanglah alif dan semua siswa siswi yanglain dan alif pulang lewat belakang sekolah dengan pelan dan santai karna dia sedang memikirkan dan harus memutuskan keputusanya kepada orang tuanya, sampailah alif kerumahnya dan alif mengucapkan”asalamualaikum”dan ada yang menjawab bapa nya alif “waalaikum salam”kata bapa alif udah pulang alif ,alif udah bapa kata bapa alif iya dan alif langsung menciumtangan orang tuanya dan alif langsung memasuki kamar tidurnya untuk mengganti pakayan nya dan alif membantu bapa nya yang sedang menjaga rukonya alif berbicara ke pada orang tuanya , bapa udah sama alif aja yang menjaga rukonya karna alif sayang kepada bapa nya ,bapa oh iya siiap alif bapa langsung berjalan dan pindah tempat ke rumah sambil istirahat juga.
Dan waktu itu malam lah tiba alif dan orang tuanya sedang berada di masjid dan melak sanakan solat magrib solat berjamaah dan selesai lah solat magrib beserta aurodnya dan alif langsung melaksanakan solat badiah sebelum keluar dari masjid dan langsung menuju kerumah lewat pintu pinggir rumah dekat kamar alif dan alif langsung masuk ke kamar tidurnya untuk bersiap siap berbicara kepada orang tuanya tentang alif yang akan melanjutkan sekolah nya, dan alif berkumpul lah dengan orang tuanya ditempat yang sama lagi dan orang tua alif langsung menayakan kepada alif gimana alif keputusanmu, alif terdiam dengan hati yang sangat dag, dig, dug, didalam hati alif berkata semoga ini keputusan yang baik untuk kedepanya, dan alif berbicara tentang keputusanya kepada orang tuanya , begini mamah bapa, alif lebih memilih untuk sekolah yang berbasis pesantren dan alif bertanya kepada orang tuanya gimana pendapat mamah dan bapa dan orang tua alif ternyata senang dengan pendapat alif itu untuk sekolah berbasis pesantren dan alif juga senang melihat pendapat alif di setejui orang tuanya dengan keputusan alif itu walau pun harus bertanya tanya kepada orang lain, dan alif berbicara kepada dirinya sendiri” ternyata kesuksesan di rasakan oleh diri sendiri,dan lelah itu akan menjadi lilah dan akan berbuah kesuksessan amiin”
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar