November & Luka
Mentari mulai menampakkan pesonanya di pagi hari
Burung-burung berkicau tiada henti
Angin berhembus kesana kemari
Bagaikan kalimat tajam yang menusuk hati
Kamu seperti waktu yang terus berganti
Dan aku adalah serpihan kaca yang tak bisa kembali
Hebat kau hancurkan hati ini
Dengan menyamar seakan tidak ada yang terjadi
Pudar? Rasanya tak pasti
Biar hati yang mengerti
Aku masih disini
Berharap kamu datang menghampiri
Senja nan suci dan sepi
Mengingatkanku perihal menemani
Andaikan aku seorang bidadari
Akankah kamu rela tuk menyakiti ?
Apa yang harus disesali ?
Cinta ini nyata, bukan halusinasi
Kamu akan selalu di hati
Walau bukan aku yang kau miliki
Jakarta, 16 Desember 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar