Nori Story #3
Lalu ia terbangun dengan keringat dingin dan nafas yang terengah-engah, ya! semuanya hanya sebuah mimpi buruk, Nori mengusap mukanya yang penuh dengan keringan sambil bersyukur hal buruk itu tidak nyata. Malam yang gelap datang, nenek memanggil Nori dari dapur untuk makan malam, Nori menyaut dan pergi ke dapur. Tibanya di dapur Nori melihat nenek memasak ikan goreng kesukaan Nori dan juga sebotol teh hangat.
Mereka pun makan malam dengan tenang dan saling mengobrol, selesainya Nori di suruh tidur oleh kakek dan neneknya, Nori mengangguk lalu menuju kamarnya. Karena Nori yang mengantuk ia langsung saja berbaring di ranjang dan tertidur, saat itu ia bermimpi ada seseorang pria berjalan di perkotaan dan masuk ke sebuah gedung bertingkat.
Lalu tiba-tiba ia terbangun dan hari sudah pagi, Nori bersiap-siap karena sebentar lagi ibunya menjemputnya, tak lama kemudia ibu sudah sampai di rumah nenek. Nenek menawarkan secangkir teh hangat dan mereka mengobrol di ruang tengah, Nori keluar dari kamarnya, ia menggunakan pakaian rapi dan santai.
Lalu Nori memeluk ibunya lalu berpamitan ke nenek dan kakek dan mereka pun masuk ke dalam mobil, Nori melihat ibunya yang memiliki kantung panda di mata karena kurang tidur, ibunya juga tampak sangat kelelahan. Nori sudah menyarankan kalau ibu tidur saja dulu tapi ibu tetap menolak dan melanjutkan perjalanan, karena tidak fokus ibu tak melihat kalau ada pohon tumbang yang melintang di tengah jalan, ibu menabrak pohon itu sampai ban mobil kempes.
Ibu dan Nori mulai memikirkan banyak cara untuk menyingkirkan pohon dan mengisi angin ban mobil yang tercucuk ranting tajam, ibu melihat ada satu gubuk dan ingin kesana untuk meminta pertolongan, saat sampai di sana. Ibu masuk ke gubuk itu dan tak melihat siapa-siapa, lalu pintu gubuk itu langsung tertutup rapat sampai tak ada celah untuk bernafas, ibu meminta tolong ke Nori. Tapi semua hal yang di coba Nori selalu gagal, Nori mulai panik karena ibunya terjebak dan bisa tewas karena kehabisan nafas, Nori pun melakukan........
Bersambung.........
Karimun, 23 November 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Lanjutin kak orel! Penasaran nih!
Ok siap Fatimah, di tunggu yaa XD
Siap kak! aku tunggu
Lanjut kakk!
Ok siapp di tunggu :D
Okee...kutunggu!