Berkemah di waduk Jatiluhur dan berkunjung ke kota tua selama liburan
pada saat liburan kemarin pamanku yang dari Salatiga berkunjung ke rumahku dan menginap selama 5 hari. di hari kamisnya pamanku dan keluarganya mengajak aku pergi berkemah di pinggir waduk Jatiluhur Purwakarta aku berangkat di malam harinya tepat di jam 19.00 perjalanan menuju waduk Jatiluhur kurang lebih 2 jam. sampainya di sana aku dan pamanku langsung pergi ke tenda yang sudah disiapkan. setelah itu aku dan pamanku tidur karena sudah larut malam.
di pagi harinya aku bangun di jam 05.00 untuk sholat subuh setelah itu aku dan bibiku memasak mie untuk sarapan. setelah sarapan aku bersantai sambil melihat pemandangan alam sekitar yang segar dan menyejukkan di sore harinya aku dan keluarga pamanku bersantai di pinggir waduk Jatiluhur sambil melihat sunset yang sangat indah titik pada malam harinya aku dan pamanku menyalakan api unggun sambil bakar jagung setelah api unggun padam jam sudah menunjukkan pukul 22.00 sudah saatnya kita tidur di esok paginya aku bersiap untuk pulang ke rumah.
pada hari Minggu pamanku mengajak berkunjung ke Kota tua aku ke Kota tua naik kereta perjalanan ke Kota tua hanya 1 jam karena naik kereta sesampainya di stasiun aku langsung keluar dari stasiun dan berjalan ke Kota tua. di Kota tua sangat ramai sekali di sana ada banyak sekali orang yang bergaya seperti patung dan ada juga yang berpakaian hantu titik setelah puas berjalan-jalan di Kota tua aku pun pulang kembali dengan menaiki kereta.
sebelumnya pada saat aku berkemah di pinggir waduk Jatiluhur aku sangat senang di sana suasana senja di pinggir waduk Jatiluhur begitu damai dengan angin sepoi-sepoi yang sangat menghembus lembut menyapa kulit titik di sana kami mendirikan tenda yang langsung menghadap waduk Jatiluhur membiarkan pemandangan dengan gunung-gunung yang mengelilingi waduk Jatiluhur. pada saat aku di waduk Jatiluhur aku juga mengunjungi bendungan Jatiluhur dan melihat sejarah di bangunnya bendungan Jatiluhur.
pada saat aku dan pamanku ke Kota tua, aku berangkat dari rumah ke jalan Baru menaiki angkutan umum jaklingko sampai sampai jalan baru aku dan pamanku lanjut menaiki busway ke arah Tanjung Barat lalu turun sebelum flyover Tanjung Barat dan aku lanjut jalan menuju stasiun kereta Tanjung Barat di sana aku menaiki kereta dengan tujuan Jakarta kota di perjalanan aku banyak melihat gedung tinggi yang indah dan Monas.
di Kota tua aku sangat senang karena aku melihat banyak bangunan bekas peninggalan Belanda setelah aku melihat sekitar kota tua aku merasa lapar lalu aku dan pamanku mengunjungi tempat kulineran khas Betawi di sana aku mencoba banyak makanan aku mencoba minuman selendang Mayang yang sangat segar dan aku juga mencoba kerak telur yang sangat enak kerak telur itu memiliki rasa yang sangat menggugah seleraku dan cara memasaknya juga sangat unik di mana kerak telur itu sudah setengah matang kerak telur itu dibalik wajannya di balik di atas tungku uniknya kerak telur itu tidak tumpah.
setelah aku sudah mencoba kulineran harus Betawi aku lanjut keliling di sekitar Kota tua tak terasa aku sudah terlalu lama di sana lalu aku dan pamanku pun pulang titik aku dan pamanku pulang menaiki kereta, sampainya di stasiun aku dan pamanku memesan grabcar dan pulang ke rumah.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar