PILKETOS Sebagai Sarana untuk Belajar Berdemokrasi
Aneira Kayyisa Zafarani.
Kelas: VII 7A
Pilketos adalah singkatan dari pemilihan ketua osis, yaitu kegiatan pemilihan ketua dan wakil ketua osis yang diadakan setiap tahun di sekolah. Siswa sejak sd telah diajarkan untuk berdemokrasi contohnya ialah pemilihan ketua kelas.mungkin jika sd demokrasi hanya sebatas itu, namun pada saat smp demokrasi sudah mulai dikembangkan, contohnya dalam pemilihan ketua dan wakil osis, pemilihan ketua kelas dan lain sebagainya.
Tujuan diadakannya pemilihan ketua osis adalah untuk melatih siswa dalam menyatakan pendapat, melatih mental siswa tersebut, dan mempersiapkan siswa untuk memanfaatkan haknya sebagai warga negara dalam pemilihan umum.

Pada tanggal 28 september 2024 SMPN 1 SUBOH mengadakan pemilihan ketua dan wakil ketua osis di setiap kelas 7, siswa kelas 7 menghias kelasnya menjadi tps yang semenarik mungkin dan menyediakan konsumsi yang sangat enak.
Tata cara pemilihan ketua osis ialah sebagai berikut:
- mengisi daftar hadir.
-menunggu di tempat tunggu.
- memilih para calon kandidat.
- mencelupkan jari ke tinta, supaya menandakan bahwa sudah mencoblos.
- menempelkan jari ke kotak pelayanan tps.
- mengambil konsumsi jika disediakan.
Calon Kandidat ketua dan wakil ketua osis periode 2024/2025 adalah sebagai berikut:
Paslon 1:
Ketua: Annisa Prajatiwi Ramadhani. Wakil ketua: Fairosi Indra Kurniawan.
Paslon 2:
Ketua: Wahdania Cahya W. Wakil ketua: Rafi Hari D.
Paslon 3:
Ketua: Tarangga Ijlal Alfaro.
Wakil ketua: Defira Yuandita.
Hasil pendapatan setiap paslon adalah sebagai berikut:
Paslon 1 mendapat suara sebanyak 228.
Paslon 2 mendapat suara sebanyak 120.
Paslon 3 mendapat suara sebanyak 82.
Dapat diketahui bahwa yang menjadi ketua dan wakil ketua osis ialah paslon 1, yaitu Annisa Prajatiwi Ramadhani sebagai ketua dan Fairosi Indra Kurniawan sebagai wakil ketua.
Pemilihan ketua osis yang dilakukan melalui proses demokrasi memberikan kesempatan bagi setiap siswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam pengambilan keputusan. Melalui pemilihan ini, siswa diajak untuk berpikir kritis,mengevaluasi dan memilih calon pemimpin yang dianggap mampu mewakili aspirasi dan kepentingan siswa secara luas.pemilihan menggunakan komputer juga dapat melatih siswa untuk berteknologi canggih dan dapat mempercepat dalam penghitungan suara.
Saran saya, seharusnya jika kita sudah memilih menggunakan komputer, sebaiknya para osis tidak boleh membantu siswa, karena siswa harus berlatih untuk menggunakan komputer sendiri dan supaya suara kita tidak diketahui oleh orang lain karena suara kita bersifat rahasia tidak boleh diketahui oleh orang lain.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar