Lidesty Aprillia Az-Zahra

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Resep Puding Emas Legendaris

Resep Puding Emas Legendaris

Pada hari Kamis tanggal 5 Oktober 2024, saya mengubah cerpen menjadi teks prosedur, berikut adalah cerpen dan teks prosedur nya :

Di Sebuah desa kecil yang dikelilingi oleh pegunungan hijau, tinggal seorang wanita tua bernama Ibu Lani. Selama bertahun-tahun, Ibu Lani dikenal di seluruh desa karena keahliannya dalam membuat puding emas legendaris, sebuah hidangan yang konon meminiki kekuatan magis. Setiap kali ada perayaan atau acara khusus, puding ini selalu menjadi pusat perhatian

Pada suatu pagi yang cerah Ibu Lani memutuskan untuk membuat puding emas legendaris untuk merayakan hari ulang tahun anaknya, Maya. Ibu Lani memulai persiapannya dengan menyiapkan semua alat dan bahan yang diperlukan. Di dapur yang hangat dan penuh aroma, ia menata mangkok besar, panci, sendok pengaduk, saringan halus, cetakan puding, dan kompor. Bahan-bahan yang akan digunakan adalah susu cair, krim kental, gula pasir, telur, maizena, ekstrak vanilla, air lemon, kunyit bubuk, dan sejumput garam

Dengan penuh hati-hati, Ibu Lani mulai mencampurkan bahan-bahan kering. Di dalam mangkok besar, ia menggabungkan gula pasir, maizena, kunyit bubuk, dan garam. Dengan senyum lembut di wajahnya, ia mengaduk campuran tersebut hingga rata. Sementara itu, ia Menuangkan susu cair dan krim kental ke dalam panci dan memanaskannya di atas kompor dengan api sedang. Suara lembut mendidih nya susu dan krim membuatnya merasa nуаmаn. Sаmbil mengaduk campuran tersebut, Ibu Lani kocok telur dalar mangkok terpisah. la menambahkan ekstrak vanilla dan air lemon ke dalam telur, lalu mengaduknya hingga rata.

Setelah susu hampir mendidih, Ibu Lani perlahan menuangkan campuran telur ke dalam panci sambil terus mengaduknya. Аroma harum puding yang sedang dimasak memenuhi dapur. Membuat Ibu Lani Merasa semakin bersemangat. Setelah beberapa menit puding mengental dan mencapai konsistensi yang diinginkan.

Ibu lani mengangkat panci dari api dan menuangkan campuran puding melalui saringan halus ke dalam cetakan puding. Saringan ini penting untuk menghilangkan gumpalan dan memastikan tekstur puding yang halus. Dengan hati-hati, ia menyimpan cetakan puding di dalam lemari es dan menunggu selama beberapa jam agar puding mengeras.

Beberapa jam kemudian, puding emas legendaris siap disajikan. Maya dan keluarga berkumpul untuk menikmati hidangan istimewa tersebut. Setiap sendok puding membawa rasa yang lembut dan keajaiban yang menghangatkan hati. Ibu Lani merasa bangga melihat cucunya menikmati puding yang telah menjadi simbol tradisi dan cinta keluarga.

Teks Prosedur

A. Peralatan

1. Mangkok besar

2. Panci

3. Sendok

4. Pengaduk

5. Saringan halus

6. Cetakan puding

7. kompor

B. Bahan-bahan

1. Susu cair

2. Krim kental

3. Gula pasir

4. Telur

5. Ekstrak Vanilla

6. Air lemon

7. Kunyit bubuk

8. Sejumput garam

9. Maizena

C. Langkah-langkah

1. Siapkan semua alat dan bahan yang diperlukan

2. Campurkan gula pasir, maizena, kunyit bubuk dan garam ke dalam mangkok

3. Aduk campuran tersebut hingga rata

4. Tuangkan susu cair, dan krim kental ke dalam panci dan panaskan diatas kompor dengan api sedang

5. Sambil mengaduk campuran tersebut, Ibu Lani mengocok telur dalam mangkok terpisah

6. Tambahkan ekstrak vanilla, dan air lemon ke dalam telur lalu mengaduk nya hingga rata

7. Setelah susu hampir mendidih, Ibu Lani perlahan menuangkan campuran telur ke dalam panci sambil terus mengaduknya

8. Setelah beberapa menit, puding mengental dan mencapai konsistensi yang diinginkan, Ibu Lani mengangkat panci dari api

9. Tuangkan campuran puding melalui saringan halus ke dalam cetakan puding. Simpan cetakan puding ke dalam lemari es dan tunggu selama beberapa jam agar puding mengeras.

10. Setelah ditunggu beberapa jam puding emas legendaris siap disajikan dan dinikmati

Sekian artikel yang saya telah buat kali ini, dan terimakasih telah membaca.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post