Peri dan Penebang pohon
Hallo semuanya!! saya latifah hanum pada pagi hari ini saya menulis cerpen yang berjudul "Peri dan Penebang pohon" Selamat membaca.
Di sebuah hutan, terdapat seorang penebang pohon bernama arjit. sehari-hari dia bekerja untuk menebang pohon, tapi setelah ditebang, arjit menanam tunas pohon yang baru sehingga pohon di hutan tetap terjaga.
Suatu hari bapak arjit terjatuh di sungai, Dia sangat panik sebab kapak itu adalah warisan dari ayahnya.
Tiba-tiba datanglah seorang Peri bernama Peri Giaa, dia melihat arjit sedang panik lalu dia bertanya "Ada apa pak? kenapa kamu terlihat sedih?"
"kapak warisan ayahku terjatuh di sungai! bagaimana aku bisa menebang pohon lagi?" jawab Arjit sambil terisak.
Lalu, Peri Giaa memperlihatkan sebuah kapak berlian dan bertanya "pak, apa ini kapakmu?" Arjit hanya menggelengkan kepalanya. Kemudia Peri Giaa memperlihatkan sebuah kapak emas dan bertanya lagi "Pak, ini kapakmu?" bukan, ini bukan punyaku?" jawab Arjit. Sekali lagi dia memperlihatkan kapak tua dan usang, lalu bertanya "pak apa ini punyamu?" dengan semangat Arjit menjawab "Ya ini punyaku"
Lalu Peri Giaa memberikan ketiga kapak itu pada Arjit sambil berkata "karena kamu jujur, akan aku berikan ketiga kapak ini". "wah terimakasih Peri Giaa" ucap Arjit kegirangan
31 januari 2024
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar