Pembullyan itu Tidak Boleh!
Pada suatu hari, Jaemin sedang berada di kelasnya, ia terkenal dengan sebutan culun, karena ia selalu membaca buku dan menutup diri dari teman temannya, ia juga suka di jadikan bahan bullyan. Saat di kelas, Jaemin sedang fokus mendengarkan guru berbicara, sesekali ia mencatat apa yang guru nya ucapkan, tapi ketenangan Jaemin terganggu saat ada yang melemparnya kertas dari arah belakang, saat ia lihat ternyata itu adalah Hyunjin, Hyunjin dan teman temannya tertawa saat melihat wajah Jaemin. Jaemin tak memperdulikan itu dan ia langsung fokus ke guru lagi.
Bel istirahat berbunyi, Jaemin tidak pergi ke kantin karna ia sudah membawa bekal, tapi dia lupa membawa minum "Aish.. gimana ini? aku lupa membawa minum, jika aku ke kantin, mereka pasti mengganggu ku" Jaemin bimbang, ia harus ke kantin atau tidak. Akhirnya Jaemin memilih pergi ke kantin daripada ia dehidrasi. Sampai di kantin, Jaemin melihat Hyunjin dan teman temannya, Jaemin segera berjalan dengan cepat, pura pura tidak melihat Hyunjin. Saat Jaemin sudah membeli minumnya, ia membalikkan badan, ia terkejut saat Hyunjin sudah ada di belakangnya "Haha! liatlah si culun ini, kau tak pantas ada di sekolah ini culun!" Jaemin memilih abai dan ingin pergi, tapi tangannya di tahan oleh teman Hyunjin, yaitu Felix "anak miskin seperti kau tidak seharusnya di sekolah mahal ini Jaem" Geng Hyunjin pun tertawa mendengar ucapan Felix, secara tiba tiba, Han Jisung membasahi tubuh Jaemin dengan air dingin, dan membuat Jaemin basah kuyup, seisi kantin tertawa melihatnya. Dan ada satu orang yang geram melihatnya, ia segera mendekati Hyunjin dan teman-temannya, "Hei Hyunjin, kau tidak boleh membully orang seperti ini, tingkahmu dan kawan kawanmu ini tidak benar!" ucap seseorang itu yang bernama Haechan "Yak! Haechan, kau tidak usah jadi pahlawan kesiangan deh!" ucap Bangchan, lalu datang seseorang lagi, "Pembullyan itu tidak benar, kalian bisa di keluarkan dari sekolah" ucap pria yang tenang namun tegas, "Jeno-ya.. mana mungkin mereka berani denganku, "Hyunjin, diatas langit masih ada langit, jadi jangan sombong. Daddy ku bisa mengeluarkan mu kapan saja"ucap Chenle kepada Hyunjin "Chenle, jangan ber mimpi deh, kepala sekolah saja takut denganku" tiba tiba datang seorang pria tua yang ternyata kepala sekolah "Ada apa ini ribut ribut!" ucap kepala sekolah "Hyunjin, dia membully Jaemin lagi" ucap Renjun kepada kepala sekolah "Hyunjin! ikut saya ke ruangan kepala sekolah!" ucap sang kepala sekolah tegas, Hyunjin dan kawan-kawannya pun mengangguk, dan setelahnya mereka pergi
Park Jisung, yang sedari tadi berada di samping Jaemin bertanya "Kau tak apa? aku punya baju lebih" ucap Jisung "ah.. terimakasih Jisung-a.. jika tidak keberatan" akhirnya Park Jisung memberikan bajunya, "Terimakasih sudah menolongku dari Hyunjin" ucap Jaemin berterima kasih "Sama-sama Jaemin, memang harusnya sesama manusia itu tolong menolong, dan pembullyan itu tidak boleh" ucap Mark, akhirnya mereka ber-tujuh berteman. Dan Jaemin tidak di bully lagi karna Hyunjin dan teman-temannya sudah di keluarkan dari sekolah.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar