Tatapan Itu
Tatapan itu... ah sudahlah
Saat takdir membawaku bertemu dengannya, tatapanku dan dia pun saling bertemu. Tak begitu lama hanya sepersekian detik saja mampu membuatku tak henti memikirkannya. Senyum manis, mata mungil, rambut yang seperti kulit rambutan itu membuatku hampir gila. Entah itu hanya sebatas tatapan biasa atau mungkin memiliki makna lain, aku tetap akan menganggap tatapan itu sangat istimewa.
Setiap harinya kita jadi sering bertemu, di depan kelas, di kantin, dimana saja ia selalu memanggil namaku menggunakan suara khas nya "ness, iness" , jika di bilang risih, no, aku tidak risih sama sekali aku malah suka dengan hal itu. Aku selalu berharap setiap hari bisa melihat senyuman manis itu, mendengar suara khas itu dan menertawakan rambut kulit rambutan itu. Aku mulai tersadar ketika mengingat bahwa melihatnya hanya tersisa beberapa bulan lagi. Apa kah aku bisa menahan rindu itu?
Namun, simpang siur omongan buruk tentangnya. Mengenai siapa dia yang asli nya, pergaulannya, hingga siapa saja yang sedang ia dekati. Apa benar tatapan itu adalah rasa suka kepadaku? apa kah tatapan itu hanya sekedar tidak sengaja? namun kenapa itu kamu lakukan berkali-kali padaku? Katakan padaku jika kamu benar suka padaku! jangan siksa aku dengan tatapan itu:(
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar