Seorang anak yang mengadopsi kucing
Di sebuah gang sempit di pinggiran kota, hidup seekor kucing bernama Milo. Milo adalah kucing berbulu abu-abu dengan pola garis seperti harimau kecil. Dia terkenal di kalangan kucing lainnya karena keberaniannya, meskipun tubuhnya lebih kecil dibandingkan kucing jantan lain di sekitar.
Setiap malam, Milo selalu berkeliling, memastikan teman-temannya aman dari ancaman anjing liar yang kadang berkeliaran. Namun, di balik keberaniannya, Milo sebenarnya memiliki impian yang sederhana: menemukan rumah yang hangat dengan seseorang yang mencintainya.
Suatu hari, saat hujan deras, Milo berteduh di bawah sebuah mobil. Dari kejauhan, dia mendengar suara tangisan pelan. Penasaran, dia berjalan mendekat, menerobos genangan air. Di bawah kotak kardus basah, dia menemukan seekor anak kucing kecil berbulu putih yang terlihat lemah. Anak kucing itu menggigil ketakutan.
Milo mendekat dan menjilati kepala si anak kucing, mencoba menenangkan. Dia memutuskan untuk membawa anak kucing itu ke tempat yang lebih aman, sebuah gudang tua yang sering dijadikan tempat berkumpul para kucing. Di sana, Milo berbagi makanannya dan menjaga anak kucing itu sepanjang malam.
Esok harinya, saat Milo dan anak kucing itu sedang bermain di luar, seorang gadis kecil bernama Anya lewat bersama ibunya. Anya berhenti, memerhatikan Milo yang sedang mengajarkan anak kucing itu cara menangkap daun yang diterbangkan angin.
"Bu, lihat kucing itu!" seru Anya. "Boleh aku membawanya pulang?"
Ibunya tersenyum, lalu mendekat perlahan. Milo, yang biasanya waspada pada manusia, entah kenapa merasa nyaman dengan kehadiran Anya. Dia membiarkan gadis itu mengelus bulunya. Anya pun melihat anak kucing kecil di sebelah Milo.
"Ada dua kucing! Boleh aku membawa mereka berdua?"
Ibu Anya mengangguk, dan sejak saat itu Milo dan anak kucing kecil itu memiliki rumah baru. Milo akhirnya mendapatkan impiannya: sebuah rumah hangat, seseorang yang mencintainya, dan keluarga baru yang dia lindungi dengan penuh kasih sayang.
Di malam-malam berikutnya, Milo tetap berpatroli, tapi kali ini dari dalam jendela rumah, memastikan dunia luar tetap aman untuk teman-temannya.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar