I Told Sunset About You
Bunga musim semi mulai bermekaran. Dedaunan kering begitu saja jatuh mengenai kepalaku. Memandangi pohon-pohon yang mulai berdaunan. Juga sesekali kulirik awan. Hari ini cerah. Dengan itu sudah dipastikan nanti malam akan hujan. Sulit dipastikan aku bertemu matahari terbenam. Mengawali hari dengan berekspektasi rendah. Semesta bukan tempat untuk berharap, begitu pula manusia. Biarlah Semesta bekerja, jargon andalannya.
“Jika Semesta berkata seperti itu, maka jadilah. Lo ganggu Semesta bekerja, tamat idup lo. Udah, ikutin aja apa yang dibilangin.”
Semesta. Begitulah panggilanku untuknya. Anggap saja. Ia tidak ingin menginginkan namanya tersebar ketika aku menulis ini. Semesta bukanlah tempat untuk berharap, apalagi manusia, lalu kepada siapakah aku harus berharap?
Seminggu pertama musim semi ini, banyak sekali yang kualami. Bahkan mungkin tahun ini pun seperti itu. Ada-ada saja tingkah manusia. Semesta pun mungkin sudah penat mendengarkan keluh kesahku yang tak kunjung ada titik terang. Ia begitu egois hingga menyuruhku untuk mengikuti setiap yang dikatakannya. Aku pun mengacau, aku tidak ingin dikekang. Karena Semesta bukanlah tempat untuk berharap.
Aku pun bertanya dengan Hidup. Nama lengkapnya Kehidupan. Ia mengalami berbagai macam pengalaman, mungkin ia tahu solusi.
“Lu nanya apa arti cinta dari gue, Si kehidupan? Arti nama gue sendiri aja gak tau, apalagi cinta. Terlalu banyak yang menafsirkan, teori dan praktek berbeda.”
Ia melengos. Sama sekali tak tertarik dengan topik yang ingin kubahas. Atau mungkin terlalu berat untuknya? Apa mungkin ia tidak tahu harus menjawab apa karena berpengalaman?
“Tuh tau jawaban gue. Ada cinta yang berkesan postif dan ada yang negatif. Dari bahagia banget sampe terpuruk. Nah, tinggal lu milih mau yang mana.”
Kalau ku ingin bertanya tentang keduanya, apakah bisa?
“Kalau minta bantuan, tolong kira-kiralah. Jangan se-abrek-abrek mintanya.”
Kehidupan pun tak ingin membantuku. Ia juga mempunyai kesibukkan. Begitu pula sibuk merapikan hidupku. Semua manusia manaruh harapan dan keinginan padanya.
“Gimana kalo nanya ke Matahari terbenam? Mungkin ia bisa bantuin lu. Ohya, jangan ribet-ribet mikirin cinta. Lu bikin kerjaan gue makin banyak soalnya.”
Seperti saran kehidupan, kubertanya kepada Matahari terbenam. Belum sekali pun aku bercengkrama dengannya, meskipun kami selalu bertemu diantara siang dan malam.
“Karena kamu tak pernah berpaling atau bahkan menatapku.”
Ia ingin kumemanggilnya dengan Sunset, nama yang sama dalam Bahasa Inggris, dalam Bahasa Indonesia terlalu panjang menurutnya.
“Akan kudengarkan ceritamu.”
Aku pun tertegun. Mereka tidak sesabar dan sebaik ini padaku. Hanya Sunset satu-satunya yang ingin mendengarkan keluh kesahku. Hingga kuceritakan tentang Semesta dan Kehidupan. Begitu juga tentangmu.
Kamu yang entah berada di mana sekarang. Kamu yang selalu ada dalam pikiranku. Kamu sedang membaca, yang sedang mengamati dan membaca setiap kata dan kalimat. Aku ceritakan semua tentangmu kepada Sunset. Tentang kita yang tak pernah bersatu.
Setiap ia bertukar dengan bulan. Berganti waktu, dan juga berganti cara kerja. Setiap harinya menunggu ia datang. Duduk di bangku taman yang tepat memandang Sunset. Dengan pemandangan laut dari bawah bukit. Perkiraanku pagi tadi ternyata salah. Cuaca hari ini cerah.
Kilatan jingga yang menyingsing mulai tampak. Sesuatu dengan bentuk bulat bergerak—entah itu benda ataupun makhluk. Burung camar berterbangan di sekitar, dan mercuar pun mulai menyalakan lampu navigasinya. Sinar jingga menyilaukan mataku. Begitulah cara ia menyapaku.
“Hai. Bagaimana harimu? Mau cerita apa hari ini?”
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar