Terpeleset di kantin
Pada hari rabu, kelasku mengikuti pelajaran olahraga. Kami melakukan pemanasan dan lari keluar sekolah seperti biasanya. Sesampainya di sekolah, kita praktek untuk penilaian voli mulai absen awal hingga akhir.
Selesai berolahraga, aku dan Yuan pergi ke kelas untuk berganti seragam pada hari itu. Karena jam olahraga belum selesai, kita memutuskan untuk membeli jajan di kantin. Melewati lorong yang dilalulalangi semua murid. Saat sudah dekat dengan kantin, tepatnya di samping penjual teh poci di sekolahku, Yuan tiba - tiba berlari menuju pintu kantin yang kita tuju. Melihat itu, akupun ikut berlari menghampiri Yuan yang sudah sampai terlebih dahulu. Aku berlari sekencang - kencangnya sampai tidak melihat adanya keset di depan pintu. Saat menginjak keset, aku langsung terpeleset dan jatuh tengkurap.
Semua orang yang melihat aku jatuh langsung tertawa kaget, begitupun dengan Yuan. Mendengar semua orang tertawa, aku langsung bangkit menahan rasa malu dan masuk ke kantin dengan tertawa menahan rasa sakit di kaki. Bersikap seakan tidak terjadi sesuatu.
Setelah kejadian itu, aku tidak pernah lagi berlari di kantin. Dan, selalu melihat apa yang akan aku pijak.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Coba reka adegan donk kak
Tidak mau
reka degan kak