ASMARALOKA DAN NESTAPA MEMELUK RENJANA
aku dan kamu menciptakan sebuah cerita
Setiap rasa memiliki tuannya
Meredam rindu tatkala tak dapat berjumpa
Angan rasanya ingin tapi raga tak mampu
Renjana kerap kali melanda
Asa bergejolak dalam kalbu
Lautan rindu kian menggebu
Oh, tuan.....
Kapan waktu itu akan tiba?
Aku sungguh menantikannya.
Desak waktu kian menyempit.
Agar asa terkabulkan
Nestapa rindu meluruh
Nirwana serasa di depan mata
Entah mimpi atau nyata
Seperskian detik aku tak percaya
Tetapi nyata benar adanya
Akankah ini selamanya?
Pesanku hanya satu
aku harap dirikulah bunga satu satunya.
Memeluk lara sekian lama
Engkau datang membawa cinta seluas samudra
Membuat hati ini kembali merasakan suka dukanya cinta.
Entah sejak kapan
Luka ini mulai terobati
Ungkapan rasa yang tak terbendung
Kala rindu menerpa
Renjana menyelubungi kalbu
Enggan pergi untuk tinggal
Nestapa mulai menjadi teman
Jarak dan waktu menampilkan perannya
Alangkah baiknya jika kita seagama
Namun nyatanya kita berbeda
Akankah semesta berpihak pada kita?
writer: alifiah ulfa
from : 7A
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar